 |
|  |
|  | | • |
| | • |
| | • |
|
|  | | • |
| | • |
| | • |
| | • |
| | • |
| | • |
| | • |
| | • |
| | • |
| | • |
|
|  | | |  | | |  |
|
|
| Kamis, 06 September 2012 | | Jero Wacik Tak Mau Disalahkan Jika BBM Subsidi Habis | | Ditulis Oleh : Demed Bago | Jakarta - Menteri ESDM Jero Wacik tak mau disalahkan jika BBM subsidi habis sebelum tutup tahun. Apalagi penyebabnya karena DPR-RI menolak permintaan pemerintah untuk menambah kuota tambahan BBM subsidi.
Jero mengatakan pemerintah akan mengajukan tambahan kuota BBM Subsidi sebesar 4 juta KL kepada DPR. Hal ini harus disetujui DPR, karena jika tidak masyarakat kelas bawah pengguna sepeda motor tak bisa menikmati BBM subsidi sampai akhir tahun.
"Kita usulkan tambahan 4 juta KL, paling besar kuotanya tentunya Premium karena mobil dan motor paling banyak pakai premium," kata Jero ketika ditemui di Kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Kamis (6/9/2012).
Jero optimis jika permintaan tambahan kuota tersebut pasti akan disetujui oleh DPR, pasalnya jika tidak maka sepeda motor terancam bakal tidak bisa isi premium.
"Ya bisa kalau ngak setuju DPR, kalau tidak setuju nanti gimana, masa motor ngak pakai bensin piye? mau pakai pertamax? harus setuju untuk rakyat mesti semuanya sepakat," ucapnya.
Ditambahkan Jero, kalau sampai DPR tidak menyetujui dan sampai premium tidak bisa dinikmati rakyat jangan dirinya yang disalahkan, salahkanlah yang tidak setuju kuota ditambah.
"Kita optimis (DPR) setujui. Kalau tidak setuju kamu yang harusnya marah, itu yang mesti disalahkan, untuk rakyat kok tidak setuju, jangan nanti marahnya ke saya," tandasnya.
Seperti diketahui kuota BBM saat ini hanya tersisa 10 juta Kiloliter, dari alokasi tahun 2012 yang mencapai 40 kiloliter. |
[ Kembali ] | |