Kamis, 12 Juli 2012
Aksi Beli Selektif Dorong IHSG Naik 9 Poin
Ditulis Oleh : Demed Bago
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 9 poin menyusul aksi beli selektif investor sambil menanti laporan keuangan semester I-2012. Saham-saham berbasis komoditas paling banyak diincar.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi RP 9.455 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.445 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 2,162 poin (0,06%) ke level 4.007,516 karena aksi tunggu yang dilakukan investor jelang laporan kinerja emiten. Hari ini warga DKI Jakarta libur untuk memilih gubernur baru periode 2012-2017.

Sentimen dari Jerman yang menunda rencana pemberian dana talangan membuat pelaku pasar khawatir. Nilai tukar euro terhadap dolar juga mencapai titik terendahnya dalam dua tahun terakhir.

Sepanjang perdagangan sesi pagi indeks bergerak dalam rentang yang tipis. Sempat jatuh sebentar ke teritori negatif, tapi indeks pun bisa naik sampai posisi tertingginya di 4.022,883.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 4,386 poin (0,10%) ke level 4.014,064 menyusul aksi tunggu investor yang menanti laporan keuangan semester I-2012. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis.

Rata-rata investor yang berasal dari Jakarta baru mulai aktif menjelang siang karena Pemilukada yang dilakukan pagi tadi. Namun, transaksi di bursa ternyata tidak mengendur dan tetap cukup ramai.

Menutup perdagangan, Rabu (11/7/2012), IHSG naik tipis 9,455 poin (0,23%) ke level 4.019,133. Sementara Indeks LQ45 bertambah 3,171 poin (0,46%) ke level 689,071.

Saham-saham komoditas banyak diincar investor, terutama berbasis agrikultur. Indeks sektor agri tercatat melesat lebih dari 2,26%. Sedangkan saham-saham tambang justru malah terkoreksi.

Dana asing dalam jumlah cukup besar kembali 'parkir' di lantai bursa. Transaksi asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 262,554 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 114.635 kali pada volume 5,291 juta lot saham senilai Rp 3,788 triliun. Sebanyak 127 saham naik, sisanya 111 saham turun, dan 114 saham stagnan.

Setelah sempat terpuruk di zona merah, bursa-bursa di Asia mayoritas ditutup positif. Hanya bursa saham Jepang yang masih ketinggalan.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:

Indeks Komposit Shanghai menguat 10,95 poin (0,51%) ke level 2.175,38.
Indeks Hang Seng naik 23,51 poin (0,12%) ke level 19.419,87.
Indeks Nikkei 225 menipis 6,73 poin (0,08%) ke level 8.851,00.
Indeks Straits Times menanjak 22,02 poin (0,74%) ke level 2.986,64.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Taisho (SQBI) naik Rp 35.000 ke Rp 227.000, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 4.500 ke Rp 694.500, Astra Agro (AALI) naik Rp 600 ke Rp 22.700, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 350 ke Rp 38.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 550 ke Rp 22.100, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 400 ke Rp 15.500, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 350 ke Rp 3.750, dan Bank Ekonomi (BAEK) turun Rp 250 ke Rp 1.350.

[ Kembali ]
www.medcomm-group.com © 2026
Privacy PolicyTerms Of Use
All rights reserved