Jumat, 29 Juni 2012
Window Dressing Berlanjut, IHSG Melesat 53 Poin
Ditulis Oleh : Demed Bago
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 53 poin berkat aksi window dressing yang dilakukan manajer investasi menyambut laporan keuangan semester I. Saham-saham lapis dua paling banyak diburu.

Mengawali perdagangan akhir pekan, IHSG dibuka bertambah 19,026 poin (0,48%) ke level 3.906,601 bersamaan dengan penguatan pasar saham Asia. Investor berharap pertemuan petinggi Uni Eropa bisa membuahkan hasil.

Aksi beli marak terjadi akibat sentimen harapan dari Eropa tersebut. Indeks terus menanjak hingga ke posisi tertinggi hari ini di 3.948,923.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (29/6/2012), IHSG melonjak 53,568 poin (1,37%) ke level 3.941,143. Sementara Indeks LQ45 melesat 11,774 poin (1,77%) ke level 674,496.

Seluruh indeks sektoral di pasar modal berhasil menguat, dipimpin oleh saham-saham lapis dua di sektor industri dasar dan aneka industri. Investor asing juga tak mau ketinggalan berburu saham.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 40.586 kali pada volume 2,606 juta lot saham senilai Rp 1,621 triliun. Sebanyak 156 saham naik, sisanya 53 saham turun, dan 87 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional mampu mempertahankan posisi di zona hijau. Lajunya semakin kencang, rata-rata menguat lebih dari satu persen.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:


Indeks Komposit Shanghai menguat 15,68 poin (0,71%) ke level 2.211,52.
Indeks Hang Seng melonjak 361,87 poin (1,90%) ke level 19.387,14.
Indeks Nikkei 225 menanjak 96,87 poin (1,09%) ke level 8.970,98.
Indeks Straits Times melesat 40,94 poin (1,44%) ke level 2.887,76.


Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.850 ke Rp 61.850, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 700 ke Rp 35.750, Bayan (BYAN) naik Rp 400 ke Rp 11.400, dan Indocement (INTP) naik Rp 400 ke Rp 17.400.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.500 ke Rp 50.000, Mayora (MYOR) turun Rp 700 ke Rp 24.600, Asahimas (AMFG) turun Rp 350 ke Rp 5.450, dan Axiata (EXCL) turun Rp 100 ke Rp 6.200.


[ Kembali ]
www.medcomm-group.com © 2026
Privacy PolicyTerms Of Use
All rights reserved