 |
|  |
|  | | • |
| | • |
| | • |
|
|  | | • |
| | • |
| | • |
| | • |
| | • |
| | • |
| | • |
| | • |
| | • |
| | • |
|
|  | | |  | | |  |
|
|
| Jumat, 04 Mei 2012 | | PT CAHAYA SAKTI bangun PLTGU 450 MW di Sicanang Belawan, Sumatera Utara. | | Ditulis Oleh : Nelson Panjaitan | Polrestamedan.com – PT. Cahaya Sakti, akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas, dengan kapasitas 450 megawatt di Sicanang, Belawan. Presiden Direktur PT Cahaya Sakti, Erasmus Surya Sinaga menyatakan proyek pembangunan PLTGU Pulau Sicanang akan diselesaikan 2014.
“80 persen pasokan listrik akan didistribusikan kepada industri, 20 persen untuk masyarakat,” kata Erasmus, usai peletakan batu pertama pengerjaan PLTGU Pulau Sicanang, dengan biaya U$ 421 juta, Rabu 16/11 di Sicanang Belawan.
Erasmus menegaskan, megaproyek tersebut akan terealisasi tanpa hambatan meski pasokan gas mengalami kekurangan.
“Kami sudah menjalin komitmen dengan Perusahaan Gas Negara, yang akan memasok 140 metric standard cubic feet per day (juta kaki kubik per hari),” kata Erasmus. Dia meyakini energi gas, sebagai energi dengan masa depan yang baik. “Inilah energi di era baru,” ungkapnya.
Pengusaha Lega Pembangunan PLTGU 450 MW di Sumut
Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) merasa lega dengan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap di Pulau Sicanang, Kecamatan Belawan, Medan. PLTGU Pulau Sicanang kapasitas 450 megawatt, sejak Rabu 16 November 2011, mulai dikerjakan.
Wakil Kadin Sumut Bidang Energi, Harvian Taher memberikan apresiasi kepada PT Cahaya Sakti membangun PLTGU tersebut.
“Ini memberikan kepastian kepada investor dalam persoalan energi,” kata Harvian. Sebab, dalam beberapa bulan terakhir, Kadin Sumut didatangi investor yang mengeluhkan merosotnya pasokan listrik dan gas.
Kepala Dinas Energi dan Pertambangan Sumatera Utara, Untungta Kaban menyebutkan pasokan listrik dari seluruh pembangkit di Sumatera Utara memasok 1.500 megawatt. “Dengan beban puncak 1.352 megawatt,” katanya. Dibanding dengan permintaan pasokan listrik, ujar Untungta, saban tahun mengalami peningkatan. “Rasional permintaan setiap tahun 7 persen,” ungkap dia.
Untungta Kaban meyakini, Sumatera Utara pada 2014 nanti akan keluar dari krisis energi listrik. “Semoga 2014, pembangunan tujuh pembangkit di Sumatera Utara selesai,” katanya. (Azan Sinaga)
|
[ Kembali ] | |